Konsep Berfikir Diakronis dan Sinkronis dalam Sejarah

Sejarah akan membicarakan peristiwa dari satu waktu sampai waktu tertentu secara berurutan berdasarkan waktu terjadinya (kronologis). Pada dasarnya sejarah merupakan ilmu diakronis, yang artinya sejarah itu memanjang dalam waktu.

Konsep Berfikir Diakronis dan Sinkronis dalam Sejarah

Apa maksud sejarah selalu melihat segala sesuatu dari sudut rentang waktu?

maksudnya adalah sejarah sangat memperhatikan aspek waktu yang didalamnya memiliki dinamika atau perubahan seperti pertumbuhan, perkembangan, kejayaan, dan keruntuhan yang menghubungkan suatu waktu dengan waktu lain secara terus-menerus.

Model sinkronis lebih mengutamakan memanjangnya gambar yang berdimensi waktu dengan sedikit luasan ruangan. Dalam konsep waktu terdapat penanggalan-penanggalan waktu yang disusun secara kronologis. Menurut sastrawan, sejarawan, dan budayawan Kuntowijoyo, model sinkronis kebanyakan digunakan oleh ilmu-ilmu sosial seperti sosiologi, politik, ekonomi, antropologi, dan arkeologi sedangkan diakronis digunakan oleh ilmu sejarah.

Menurut Kuntowijoyo, pada dasarnya sejarah merupakan ilmu diakronis yang memanjang dalam waktu tetapi pada ruang yang sempit. Pada saat sejarah bersentuhan dengan ilmu sosial, sejarah juga menjadi ilmu sinkronis. Artinya selain memanjang dalam waktu, sejarah juga melebar dalam ruang. Dengan demikian selain sebagai ilmu diakronis, dengan sambungan ilmu lain telah menjadikan sejarah sebagai ilmu diakronis dan juga ilmu sinkronis, maka lengkaplah sejarah.

Mengapa konsep berfikir sinkronis dalam sejarah sangat penting?

Sejarah tidak semata-mata bertujuan untuk menceritakan kejadian, tetapi maksudnya yaitu menerangkan kejadian itu dengan melengkapi sebab-sebabnya, kondisi lingkungannya, konteks sosial budayanya, pendeknya secara mendalam akan diadakan analisis mengenai faktor-faktor kausal, kondisional, kontekstual tentang unsur-unsur yang merupakan komponen dan eksponen dari proses sejarah yang dikaji.


Demikian artikel mengenai konsep berfikir diakronis dan sinkronis dalam sejarah ini, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi semua orang.

Share This:

0 Response to "Konsep Berfikir Diakronis dan Sinkronis dalam Sejarah"

Posting Komentar

Ada yang ingin ditanyakan? Yuk! Tulis dikolom komentar.

Catatan: Centang "Beri tahu saya" atau "Notify me" agar balasan komentar masuk ke e-mail anda.